Creambath, ritual perawatan rambut khas Indonesia

Krim, pijat, dan uap hangat. Creambath sudah lama jadi cara orang Indonesia memanjakan rambut. Ini yang terjadi selama satu sesi dan siapa yang cocok.

20 September 2026 4 menit baca Oleh Tim Alesta
Mangkuk krim creambath dengan lidah buaya, pandan, kemiri, dan melati di atas nampan marmer

Hampir setiap salon di Indonesia punya creambath di daftar layanannya. Perawatan ini memadukan krim rambut, pijatan di kepala, leher, dan bahu, lalu penguapan agar krim meresap lebih baik.

Urutan satu sesi creambath

  • Rambut dicuci untuk mengangkat minyak dan kotoran.
  • Krim dioleskan bagian demi bagian, dari pangkal hingga ujung.
  • Kepala, leher, dan bahu dipijat perlahan.
  • Rambut diuap atau dibalut handuk hangat beberapa menit.
  • Rambut dibilas bersih lalu dikeringkan.

Siapa yang cocok creambath

Creambath cocok untuk rambut yang terasa kering, kusam, atau kaku, dan untuk siapa saja yang butuh waktu rileks. Bagi yang berhijab, sesi ini juga jadi momen memberi perhatian lebih pada kulit kepala yang seharian tertutup.

Rambut terasa lebih lembut, kepala terasa ringan. Itu sebabnya creambath tidak pernah hilang dari daftar layanan salon.

Seberapa sering?

Untuk perawatan rutin, dua sampai empat minggu sekali sudah cukup. Panjang rambut memengaruhi jumlah krim dan waktu pengerjaan, karena itu harga creambath biasanya dibedakan untuk rambut pendek, sedang, dan panjang.

Coba di Alesta Creambath Mulai Rp40.000
Reservasi
Reservasi